Properti Tari Topeng

Properti Tari Topeng




Kalian tau tidak apa saja properti yang digunakan saat penari mementaskan tari topeng? Ada 12 properti yang dikenakan oleh penari topeng yang digunakan sebagai alat atau hiasan sang penari. Properti ini menghiasi seluruh tubuh dari sang penari mulai dari kepala hingga kaki.  Properti yang dikenakan oleh penari yang paling utama adalah topeng , jika penari tidak menggunakan topeng namanya bukan Tari Topeng. Topeng ini adalah salah satu property yang sangat utama atau sangat penting bagi si penari. Tari topeng sendiri merupakan tarian tradisional khas Indonesia yang penarinya mengenakan topeng. Tarian ini merupakan perpaduan antara seni tari dan seni musik. Tari topeng ini bersifat teatrikal dan komunikatif melalui gerakan- gerakannya. Properti ini juga dijadikan sebagai daya tarik para penonton agar melihat pementasan tari topeng ini, dan property ini juga dijadikan sebagai alat untuk menyampaikan pesan melalui tarian. Masing- masing tari topeng memiliki  pakem atau ekspresi wajah topeng tersendiri. Ada yang menggambarkan ekspresi jenaka ada yang amarah murka, sampai ada yang menggambarkan sosok kebijaksanaan dan kesatria. Properti Tari Topeng termasuk alat, busana, dan aksesoris yang biasa digunakan oleh para penari tari topeng yang ingin pentas atau tampil di depan khalayak.  
Berikut ini adalah beberapa perlengkapan tari topeng yang biasa digunakan;

yang pertama adalah topeng. Untuk seni tarian tradisional ini, topeng merupakan salah satu property utama yang wajib digunakan . Jenis- jenis topeng yang dikenakan pun memiliki ekspresi dan karakter yang berbeda- beda sesuai dengan tema yang ditampilkan. Ada dua cara untuk menempelkan topeng ke wajah si penari, yang pertama adalah dengan menggigit semacam kayu yang ada didalam bagian topeng menggunakan mulut, yang kedua menggunakan tali karet yang melingkari kepala belakang si penari. Model yang kedua ini jenis yang umum dipakai atau digunakan oleh penari tari topeng, tetapi jenis yang ke satu juga banyak yang menggunakan tetapi tidak sebanyak jenis yang kedua karena menggigit kayu topeng lumayan susah. Bahan topeng yang digunakan sangatlah bervariasi atau banyak sekali variasinya mulai dari kayu , semen putih, hingga plastic yang digunakan menjadi bahan dasar membuat topeng, namun biasanya dalam tarian  tradisional topeng ini menggunakan topeng yang berbahan dasar kayu.

Yang kedua adalah Anting, Anting merupakan property alternatif yang bisa dipakai maupun tidak dipakai sesuai kebutuhan si penari. Jenis anting ini dalam tari topeng pun beragam variasinya , ada yang berukuran panjang dengan bandul warna- warni , ada juga yang berbentuk pendek dan sederhana.

Yang ketiga adalah gelang kaki, gelang kaki merupakan aksesoris yang menempel pada pergelangan kaki si penari yang ingin menarikan tari topeng. Tiap daerah memiliki aksesoris gelang kaki yang berbeda- beda , ada yang terbuat dari logam ada juga yang terbuat dari tali benang yang dihiasi oleh bandul yang bervariasi warna- warni.

Yang ke empat adalah sumping, sumping adalah aksesoris yang dikenakan pada bagian atas telinga baik yang telinga kiri maupun telinga sebelah kanan. Sumping biasanya berwarna keemasan yang terbuat dari logam mulia , emas ,ataupun perak. yang berupa ukiran dengan bentuk ang menyerupai sayap burung atau sulur helai daun. Cara mengenakan sumping ini dengan menyelipkan daun telinga pada lubang yang melengkung yang terdapat pada sumping. Sumping merupakan salah satu atribut atau property yang digunakan oleh penari tarian jawa seperti tari topeng,  wayang orang, juga serimpi.

Yang ke lima dari properti yang digunakan oleh penari yaitu baju lengan pendek . Baju ini mempunyai warna yang cukup mencolok dengan berbagai macam hiasan yang dikenakan oleh si penari. Mengapa penari topeng selalu mengenakan baju lengan pendek? Sebagai salah satu alasan kenapa penari topeng menggunakan baju pendek adalah karena dalam tari topeng . Gerakan pada tarian ini banyak terdapat pada gerakan tangan atau semua gerakan utama tarian ini berada pada tangan. Sehingga baju lengan pendek ini dapat dijadikan sebagai properti karena memudahkan si penari untuk menari tarian topeng ini yang didominasi oleh gerakan tangan.

Yang ke Enam adalah Mongkron , Mongkron merupakan penutup pada bagian dada si penari . Mongkron biasanya dipenuhi dengan berbagai macam hiasan bordir yang bervariatif. Ragam corak  dan motif yang menghiasi mongkron bergantung pada budaya local setempat . Seperti yang kita tahu bahwa setiap daerah memiliki ragam corak yang berbeda- beda dari yang satu dengan yang lainnya.


Yang ke tujuh yaitu Sampur, sampur merupakan kain dengan ukuran yang panjang yang biasanya dipakai di leher atau pinggang si penari . Penari tari topeng juga menambahkan sampur untuk menambah nilai estetik dalam tarian tersebut kesan indah dan gemulai juga tertampilkan pada saat melakukan gerakan tari. Cara menggunakan sampur adalah dengan cara menjepit ujung sampur dengan jari telunjuk dan jari tengah sehingga kain sampur pun ikut bergerak mengikuti gerakan si penari tari topeng tersebut.

Yang ke delapan yaitu celana sepertiga yang dikenakan oleh si penari saat penari sedang mementaskan tari topeng. Celana sepertiga merupakan celana panjang yang panjangnya dibawah lutut , namun diatas mata kaki. Celana ini dipakai agar memudahkan si penari dalam menggerakan gerakan kaki penari.

Yang ke Sembilan adalah ikat pinggang, ikat pinggang yang digunakan biasanya memiliki bentuk dan warna yang beragam , penggunaan ikat pinggang ini selain bertujuan untuk menahan agar pakaian yang dikenakan si penari tidak melorot atau turun ke bawah pada saat penari menarikan tariannya, ikat pinggang ini juga dapat dijadikan sebagai hiasan dari pakaian si penari.

Yang ke sepuluh yaitu gelang tangan, gelang tangan yang dipakai oleh si penari bukan hanya yang terbuat dari logam saja , namun juga dapat terbuat dari kertas dengan warna keemasan  sebagai pengganti dari logam emas. Penggunaan kertas dalam membuat gelang tangan yang dipakai si penari ini dilakukan untuk bertujuan menghemat biaya pengeluaran pada saat tampil.

Yang ke sebelas salah satu tari topeng yang menggunakan selendang adalah tari topeng Cirebon , tari topeng Cirebon ini mengenakan selendang pada saat mementaskan tari topeng ini. Selendang yang dipakai umumnya  ada yang polos ada juga yang bermotif , motifnya motif batik lokal khas Cirebon, atau sesuai darimana tempatnya.

Yang ke dua belas adalah keris, tidak semua tari topeng yang mengenakan keris , namun sebagian ada yang mengenakan keris pada saat penampilannya . keris ini terselip pada bagian belakang si penari , keris ini adalah salah satu property yang dapat melambangkan status kebangsawanan dan kesatria dari si penari.


Cr by : https://properti-tari.blogspot.com/2018/10/properti-tari-topeng-yang-sering.html
https://tehsusu.com/kesenian-tari-topeng-cirebon/

0 Komentar